Asal Usul Tempe | Khasiat dan Manfaat Tempe

tempe Apakah kamu menyukai tempe? Pasti banyak dari kalian yang menganggap remeh khasiat dan manfaat yang terkandung dalam sebuah tempe. Dan tempe pernah dianggap remeh dan tidak bernilai, sampai-sampai Bung Karno menyatakan, “Jangan kita mau disebut bangsa tempe.” Tak tahunya, tempe justru lebih hebat dibanding makanan lain dari negara-negara luar. Tempe kaya gizi dan punya beragam manfaat bagi kesehatan.

Namun tidak demikian dengan William Shurtleff, penulis buku The Book of Tempeh. Ia menyebut tempe sebagai "A Super Soyfood from Indonesia". Hal ini dikarenakan tempe mempunyai manfaat tak tertandingi bagi kesehatan. 

bookoftempeh

Penelusuran asal-usul tempe cukup sulit karena menghadapi beberapa kendala, diantaranya karena faktor tulisan dan bahasa. Tulisan Jawa Kuno sudah hampir punah dan bahasa Jawa Kuno nyaris berubah menjadi bahasa Jawa Baru.

Tempe mungkin berasal dari pulau jawa beberapa abad yang lalu. Pada waktu itu orang Jawa, tanpa pendidikan baik dalam bidang mikrobiologi atau kimia, mengembangkan sebuah makanan fermentasi yang luar biasa di sebut tempeh. Sekarang ini kemungkinan besar Tempeh di kenal sebagai daging analog, karena tempeh mempunyai tekstur yang sama, rasa, dan kandungan protein tinggi seperti berbagai makanan daging.

Apa itu Tempe ?

Tempe adalah makanan hasil fermentasi antara kedelai dengan jamur Rhizopus Oligosporus. Sepotong tempe mengandung berbagai unsur bermanfaat, seperti karbohidrat, lemak, protein, serat, vitamin, enzim, daidzein, genisten, serta komponen antibakteri bermanfaat untuk kesehatan. Rasanya yang lezat, harganya murah dan mudah didapat.

Tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala kelompok umur (dari bayi hingga lansia) oleh karena itu tempe adalah makanan untuk semua umur. Tempe sering dijumpai di rumah maupun di warung-warung, sebagai lauk dan pelengkap hidangan ternyata tempe memiliki kandungan dan nilai cerna yang lebih baik dibandingkan dengan kedelai.

Khasiat dan Manfaat Tempe :

1. Protein yang terdapat dalam tempe sangat tinggi, mudah dicerna sehingga baik untuk mengatasi diare.

2. Mengandung zat besi, flafoid yang bersifat antioksidan sehingga menurunkan tekanan darah.

3. Mengandung superoksida desmutase yang dapat mengendalikan radikal bebas, baik bagi penderita jantung.

4. Penanggulangan anemia. Anemi ditandai dengan rendahnya kadar hemoglobin karena kurang tersedianya zat besi (Fe), tembaga (Cu), Seng (Zn), protein, asam folat dan vitamin B12, di mana unsur-unsur tersebut terkandung dalam tempe.

5. Anti infeksi. Hasil survey menunjukkan bahwa tempe mengandung senyawa anti bakteri yang diproduksi oleh karang tempe (R. Oligosporus) merupakan antibiotika yang bermanfaat meminimalkan kejadian infeksi.

6. Daya hipokolesterol. Kandungan asam lemak jenuh ganda pada tempe bersifat dapat menurunkan kadar kolesterol.

7. Memiliki sifat anti oksidan, menolak kanker.

8. Mencegah masalah gizi ganda (akibat kekurangan dan kelebihan gizi) beserta berbagai penyakit yang menyertainya, baik infeksi maupun degeneratif.

9. Mencegah timbulnya hipertensi

10. Kandungan kalsiumnya yang tinggi, tempe dapat mencegah osteoporosis.

Read More......

Penyebab Kenapa Kita Sering Menguap

menguapAnda selalu merasa kehabisan tenaga? Padahal, waktu tidur dalam 24 jam melampaui batas cukup, yaitu tujuh jam. Lalu, mengapa rasanya ingin menguap terus? Bila gejala ini seringkali dirasakan, sebaiknya Anda mencari tahu apa penyebabnya. Sebab, asupan makanan, serta kondisi sangat lelah, dapat menjadi pemicu Anda diserang kantuk sepanjang hari. Nah, untuk Anda yang ingin mengetahui apa saja penyebab kantuk yang menyerang diri, rangkuman dari Yahoo News berikut bisa menjawab kenapa kita sering menguap :

Fatigue

Kelelahan yang teramat sangat, ternyata ada hubungannya dengan infeksi pada saluran kencing. Berdasarkan berita yang dilansir dari WebMD, beberapa kasus seseorang terserang fatigue, karena terdapat infeksi pada area saluran kencing. Di mana area tersebut terinfeksi karena ulah bakteri escherichia coli. Bila Anda seringkali menguap dalam kondisi melebihi batas? Saatnya untuk memeriksakan urine pada dokter Anda. Lakukan pemeriksaan secepatnya, untuk mendapatkan informasi seputar UTI (Urinary Tract Infection)

Diet

Bila Anda tidak makan dengan asupan makanan yang cukup, maka tubuh akan mengalami kelelahan. Kalori sama halnya dengan energi. Dengan mengonsumsi makanan dalam porsi seimbang, maka rasa kantuk pun enggan mendekat. Pasalnya, kadar gula dalam tubuh dalam batas normal. Namun, jangan lupa juga, konsumsi karbohidrat bisa menjadi pemicu lainnya. Namun, karbohidrat kompleks lebih disarankan untuk dikonsumsi. Terlalu banyak menyantap nasi putih, mie, kue-kue kecil, ataupun roti yang termasuk dalam deretan karbohidrat sederhana malah mengundang kantuk lebih banyak lagi. Kelelahan juga disebabkan dari asupan makanan yang tidak cocok dikonsumsi tubuh. Dengan kata lain, Anda mengkonsumsi makanan yang mendatangkan alergi pada tubuh.

Terlalu banyak konsumsi kafein

Biasanya saat dilanda rasa letih, orang cenderung mengonsumsi banyak kafien dalam secangkir kopi. Padahal, banyak para ahli yang memaparkan, bahwa terlalu banyak konsumsi kafein malah dapat menyebabkan kondisi letih makin menjadi. Sebaiknya, kurangi kebiasaan meneguk kopi dalam jumlah banyak. Cukup satu cangkir dalam sehari.

Read More......

Teknologi Penyadapan | Alat Penyadap yang Digunakan KPK

alat penyadap kpk Berita mengenai KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang telah menggunakan teknologi canggih untuk memperlancar pekerjaan mereka sebagai pemberantas korupsi di Indonesia, telah terbukti dengan adanya alat penyadap yang digunakan untuk menyadap percakapan Artalyta Suryani dengan para pejabat Jaksa Agung Muda.

KPK telah mengalokasikan dana sebesar 34 miliar dari dana APBN dalam proyek pengadaan KPK melalui Daftar Isian Proyek dan Anggaran (DIPA) 035-2/69-03-0-2005, untuk membeli alat sadap jenis portable A (laptop dan receiver) seharga Rp1,512 miliar, jenis B harganya Rp5,25 miliar, dan jenis C harganya Rp4 miliar. Alat penyadap tersebut dinamakan ATIS Gueher Gmbh buatan Jerman.

ATIS (Audio Telecommunication International Systems), adalah sebuah generasi baru dari Instant Recall Recorders (IRC) dalam teknologi solid-state, yang dapat dikoneksikan ke dalam audio source berupa telepon atau handphone GSM/AMPS/CDMA dan akan merekam atau menyadap seluruh komunikasi suara dengan kapasitas aktif lebih dari 680 menit dan 1000 panggilan yang berbeda. Kompresi algoritma yang ada di dalam ATIS telah memperbesar kapasitas penyimpanan dan kualitas suara yang cukup jernih. Dengan menggunakan koneksi telepon, ATIS dapat mengidentifikasi penelepon, waktu telepon dan nomor penelepon via RS 232 link built-in. Teknik penyadapannya, menurut wakil ketua KPK, Amien Sunaryadi, akan menyadap nomor telepon seluler dan kemudian akan ditampilkan di sistem KPK. Sedangkan pengawasannya akan dilakukan oleh komite pengawas yang terdiri dari non penegak hukum.

Selain penyadap telepon seluler, ATIS Gueher Gmbh, KPK juga telah membeli peralatan firing buatan AS dan peralatan macro sistem bikinan Polandia. Untuk total harga pembelian semua alat sadap tersebut seharga Rp28,07 miliar. Selain itu, KPK juga membeli satu unit LID Monitoring Centre (LID MC) seharga Rp17,31 miliar. Langkah yang diambil KPK untuk membeli alat penyadap ATIS dinilai Bappenas telah sesuai dengan ketentuan yang ada dan pihak KPK lebih memilih tidak memberikan komentar apapun kepada pers.

Sementara itu, pengamat telematika, Roy Suryo, menganggap pembelian alat penyadap ATIS tersebut terlalu mahal, karena sebenarnya harga di pasaran sekitar 8 miliar hingga 12 miliar per unit. Roy mengungkapkan tidak tahu berapa unit alat penyadap yang telah dimiliki KPK hingga sekarang, namun Roy mengemukakan pendapatnya, jika dengan harga 34 miliar hanya membeli satu unit, berarti harga alat sadap tersebut terlalu mahal.

Read More......

Khasiat dan Manfaat Buah Labu

labu Penggemar labu boleh bangga dengan kabar yang satu ini. Ilmuwan Korea Selatan lewat riset terbarunya mengklaim telah menemukan sejenis zat aktif dalam kulit labu yang bermanfaat mampu membunuh kuman penyebab jutaan kasus penyakit candidiasis atau infeksi jamur.

Para ahli di Chosun University mengatakan sejumlah penyakit yang disebabkan mikroba cenderung menjadi resisten terhadap antibiotik yang ada saat ini. Fenomena itu memicu mereka untuk mencari cara lain untuk mengobati penyakit akibat kuman.

Dalam laporan risetnya, Kyung-Soo Hahm, Yoonkyung Park dan rekannya mencatat bahwa labu sebenarnya sudah dikenal dalam pengobatan tradisional di beberapa negara.

Fakta itu lalu mengilhami mereka untuk membuat ekstrak protein dari kulit labu. Jenis protein ini lalu diujicobakan di laboratorium dengan cara mengontakkanya dengan beragam jenis mikroba termasuk Candida albicans, sejenis jamur penyebab infeksi jamur vagina, ruam popok pada bayi dan penyakit lainnya.

Hasil penelitian dalam kultur sel menunjukkan, salah satu jenis protein memiliki pengaruh yang kuat dalam menghambat pertumbuhan C. albicans, tanpa menimbulkan efek racun. '

Dari riset yang dipublikasikan The Journal of Agricultural and Food Chemistry ini para peneliti menyimpulkan bahwa protein dalam kulit labu dapat dikembangkan menjadi obat alami untuk mengatasi infeksi jamur pada manusia, selain juga dapat menghambat pertumbuhan beberapa jenis jamur yang menyerang tanaman.

Read More......

Observatorium Boscha Resmikan Teropong Matahari

Observatorium Boscha di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jabar, resmi mengoperasikan teropong matahari 31 oktober kemarin. Teropong yang dibuat mandiri oleh Institut Teknologi Bandung ini dikhususkan untuk penelitian matahari, khususnya bagian korona.

Teropong matahari ini terdiri dari tiga jenis teleskop heliostat yang beroperasi sekaligus secara three in one. Yaitu, visual white light yang dilengkapi filter berkekuatan 10.000 kali, hidrogen alfa, dan kalsium. Ketiga jenis teleskop ini memiliki fungsi yang berbeda-beda. Teleskop hidrogen alfa misalnya, sangat baik untuk melihat ledakan matahari di lapisan korona. Sementara, teleskop berfilter kascium sangat idel untuk meneliti permukaan matahari dan mengamati aktivitas bintik matahari (sunspot).

"Teleskop yang kalsium adalah yang pertama di Indonesia. Lapan memang memiliki yang alfa, tetapi katanya kurang maksimal karena sedang bermasalah. Dengan teleskop ini, kita bisa mengamati ledakan matahari dengan sangat baik," tutur Dhani Herdiwijaya dari Astronomi ITB.

Clara Yatini dari Bidang Matahari dan Antariksa Lapan membenarkan, keberadaan teropong matahari di ITB diharapkan bisa menopang riset mengenai aktivitas matahari secara lebih baik lagi. Lapan sebetulnya sudah memiliki teropong matahari khusus yang ada di stasiun Tanjungsari, Sumedang, dan Watukosek, Gresik, namun teropong yang ada belum maksimal. "Selama ini, kami lebih sering masih menggunakan yang jenis black and white," katanya.

Kepala Observatorium Boscha Taufik Hidayat menuturkan, fasilitas teropong matahari yang dilengkapi dengan rumah teropong ini bisa digunakan lintas lembaga, tidak hanya ITB. "Fasilitas ini dapat digunakan untuk guru, siswa, masyarakat umum yang haus dengan ilmu pengetahuan," tuturnya.

Berbeda dengan delapan teropong lainnya yang ada di Boscha, teropong ini dioperasikan secara real time (terus menerus). Data dan citra hasil pemantauan ditayangkan di layar monitor Worlwide Telescope hasil sumbangan Microsoft serta di proyektor yang bisa dilihat langsung oleh pengunjung. "Data di-upload di situs ITB. Jadi, setiap orang bisa mendapat data ini di mana saja," ujarnya.

Selain lensa coronado yang dibeli dari luar, baik perangkat teknis maupun sistem operasinya dikembangkan secara mandiri oleh tim dari ITB. Biaya pembangunan rumah teropong maupun teropongnya sendiri mencapai Rp 600 juta. Dana diperoleh dari beberapa sumber, yaitu Pemerintah Belanda, Kementrian Ristek dan Departemen Pendidikan Nasional.

Read More......

Peraih Emas Olimpiade Sains Berhak Atas Hadiah Beasiswa hingga S3

Indonesia bangga dengan prestasi yang diraih anak-anak Indonesia, juara umum pada Lomba Matematika Internasional ke-3 (3rd Wizards at Mathematics Internastional Competition 2009) di Lucknow, India. Sebagai penghargaan atas prestasi medali emas yang diraih, pemerintah akan memberikan beasiswa hingga ke jenjang S3.



"Bapak Presiden mencanangkan, siapa pun yang dapat medali emas olimpiade berbagai jurusan, maka ia diberikan reward hingga S3 di mana saja, selama lokasinya ada di dalam peta," kata Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh. Mendiknas menegaskan hal itu ketika menerima anak-anak yang berhasil membawa total 10 medali emas, 9 perak, dan 5 medali perunggu, Selasa (3/11) malam di Hotel Sahid, Jakarta.

Rincian prestasi tersebut, yaitu kategori individual competition meraih 8 medali emas, 7 perak, dan 4 medali perunggu. Adapun kategori team competition meraih 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Kompetisi ini diikuti 9 negara dengan 34 tim. Sebanyak 5 tim di antaranya dari Indonesia, berkekuatan 19 anak dari berbagai sekolah dasar.

Tak sebatas meraih juara umum, Indonesia juga meraih nilai tertinggi untuk kategori individual competition atas nama Henry Jayakusuma asal SD PL Bernardus, Semarang. Nilai tertinggi team competition atas nama Agasha Kareef Ratam (SD Al Izhar Pondok Labu), Fahmi Firdaus Angkasa (SDIP Daarul Jannah Bogor), Stanley Orlando (SD St Ursula, Jakarta), dan Kevin Pratama Rusli (SDK BPK Penabur).

Menjawab wartawan, Mendiknas juga memberikan kabar gembira buat para pembina/pembimbing. Walaupun mereka diyakini memiliki keikhlasan luar biasa dan tidak pernah meminta apa-apa, insya Allah pemerintah telah menyiapkan penghargaan untuk para pembina.

"Tentang apa (penghargaan) itu, itu bagian dari kerahasiaan. Sangat tidak tahu diri, seandainya Depdiknas tidak bisa memberikan sesuatu yang berarti bagi pembina/pembimbing anak-anak yang berpestasi dunia tersebut," ungkapnya.

Mohammad Nuh mengemukakan, prestasi anak-anak menjadi prestasi awal bangsa ini. Masa depan bangsa ini berada di tangan kalian semua. "Dilihat dengan matahati, anak-anak matanya bersinar, tersimpan masa depan yang sangat bagus. Anak-anak kita ini mempunyai potensi luar biasa. Wajah-wajah sang juara," katanya.

Dengan potensi yang luar biasa itu, prestasi anak-anak diakui oleh dunia. Prestasi ini harus tetap dikawal, dan Depdiknas mendukung penuh agar potensi dan prestasi yang diraih bisa terus dikembangkan lagi.

Untuk itu, lanjut Mendiknas Mohammad Nuh, sebagaimana esensi dari program 100 hari Mendiknas, profesionalitas dari guru-guru harus tetap didorong. Guru harus harus bisa menggali talenta anak-anak kita dan memberikan sentuhan sehingga talenta-talenta anak-anak bisa bersinar.

Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Depdiknas Suyanto, mengatakan, melihat asal sekolah dari lima tim yang dikirim, mereka bukan saja berasal dari sekolah negeri, tetapi juga swasta. Demikian juga asal sekolah mereka, cukup beragam.

"Ini menjadi capaian tersendiri bagi para pengelola sekolah atas apa yang telah diraihnya itu. Adapun pemerataan di bidang pendidikan menjadi salah satu agenda yang akan terus dijalankan ke depan. Prinsipnya, bagaimana menjalankan bidang pendidikan secara merata baik dalam hal kualitas maupun sarana dan prasarana, serta terjangkau," paparnya.

Read More......

Asal Usul | Sejarah Nama Bulan dan Hari

Pernahkah kita berfikir tentang sejarah nama bulan dan hari? Mengapa ada bulan yang namanya januari, desember, dan kenapa ada hari yang namanya minggu atau senin. Tentunya semua nama-nama tersebut mempunyai sejarah dan asal muasal mengapa terbentuk nama yang seperti itu. Langsung saja menuju ke sejarah nama bulan dan hari tersebut.



Untuk Sejarah Nama Bulan :

1. Januari : Didedikasikan untu Janus, Dewa pintu dari romawi. Janus memiliki 2 wajah, 1 menghadap kebelakang (masa lalu) 1 menghadap depan (masa depan).

2. Februari : Februa adalah festival purification dari Roma, yang dimana bangsa Sabine mengadakan acara februa (pengampunan dosa) ini.

3. Maret : Martius - dari Mars, Dewa perang romawi, pada bulan itu pernah terjadi perang , oleh karena itu di beri nama sesuai nama dewa perang Mars.

4. April :Dari aperire, dalam bahasa latin berarti buka, dikarenakan semua tanaman 'terbuka' pada bulan ini.

5. Mei :dari kata Maia (dewi musim semi-nya Romawi).

6. Juni : Dinamai antara nama famili roma 'Junius' atau juga datang dari dewi Juno.

7. Juli : Julius Caesar, di namai begitu oleh Mark Anthony 44 BC.

8. Agustus : dinamai pada saat 8 BC, demi menghargai Raja Augustinus, karena ketika Roma dipimpin oleh Agustinus banyak terjadi kejadian heroik dan keberuntungan pada bulan ini.

9. September : septem dalam bahasa roma = 7 (di roma september adalah bulan ke7).

10.October : octo, berarti 8 sesuai banyaknya kaki gurita.

11. November : novem, berarti 9 (di roma november adalah bulan ke9)

12. Desember : decem, berarti 10 (di roma desember adalah bulan ke10)


Untuk Sejarah Nama Hari ada 2 versi :

versi 1.
Senin : Monday (Moon's Day)

Selasa : Tuesday (Tiu's Day, di ambil dari nama dewa perang Tiu)

Rabu : Wednesday (Woden's day)

Kamis : (Thursday, Thor's day, Thor adalah dewa petir)

Jumat : (Friday, Freyja's day, seperti Venus, Freyja adalah dewi cinta)

Sabtu : (Saturday) diambil dari saturn, saturn's day

Minggu : (Sunday) Di ambil dari matahari, Sun's Day


versi 2(dari bahasa 'arab).

senin: asal katanya itsnaini : artinya 2

selasa: asal katanya ats-tsalitsu : artinya 3

rabu: asal katanya ar-rabi'u: artinya 4

kamis: asal katanya al-khamisu: artinya 5

jum'at: asal katanya dari surat al-Jumu'ah dari qur'an

sabtu: asal katanya as-sabtu: artinya 6

(minggu) ahad: asal katanya ahadun: artinya 1

Nah sekian dulu masalah asal-usul dan sejarah nama bulan dan hari ini, semoga bermanfaat.

Read More......
 

About Me

Foto Saya
yudhi XIII
Jalani hidup ini apa adanya saja Lah,,gag usah ribed",,hhe but hAsilkan yang terbaik,, yudhi_XIII
Lihat profil lengkapku

Komentar Sahabat...